oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Di antara sikap wala’ dan mahabbah karena Allah antar-umat Islam adalah seorang muslim harus mempedulikan urusan masyarakatnya secara umum dan mempedulikan urusan saudaranya sesama muslim secara khusus. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “Perumpamaan orang-orang mukmin dalam kecintaan, kasih sa-yang dan kelembutannya adalah bagaikan satu jasad. Manakala [...]
Arsip untuk ‘Kitab Tauhid 1’ Kategori
29 Mar
Bentuk-Bentuk Taqlid Kepada Kuffar Yang Buruk
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Yaitu melampaui batas dalam menyenangi dan menggandrungi perkara-perkara sepele yang tidak banyak artinya, dan menggelutinya sampai lupa kepada Allah, lalai dari ketaatan kepadaNya serta lalai dan meninggalkan amal usaha yang berguna bagi dunia dan agama-nya. Mereka melakukan hal ini sebagai akibat dari kekosongan hidup yang dialaminya; hidup [...]
29 Mar
Hukum Meniru Kaum Kuffar, Macam-Macam Dan Dampaknya
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan A. Hukumnya Meniru kaum kuffar dalam hal-hal yang menjadi kekhasan mereka atau adat mereka adalah haram dan diancam dengan ancaman yang keras, karena itu merupakan bentuk wala’ kepada mereka. Padahal Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda: “Barangsiapa bertasyabbuh (menyerupai) dengan suatu kaum maka ia termasuk dari mereka.” [...]
29 Mar
Mengutamakan Tinggal Dan Bekerja Di Negara Kafir
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Bekerjanya seorang muslim untuk mengabdi atau melayani orang kafir adalah haram, karena hal itu berarti penguasaan orang kafir atas orang muslim serta penghinaannya. Iqamah atau bertempat tinggal terus-menerus di antara orang-orang kafir juga diharamkan. Karena itu Allah mewajibkan hijrah dari negara kafir menuju negara muslim dan mengancam [...]
29 Mar
Hukum Meminta Bantuan Kepada Orang-Orang Kafir
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan A. Dalam bidang bisnis atau pekerjaan Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu ambil menjadi teman kepercayaanmu orang-orang yang di luar kalanganmu (karena) mereka tidak henti-hentinya (menimbulkan) kemudharatan bagimu. Mereka menyukai apa yang menyusahkan kamu. Telah nyata kebencian dari mulut mereka, dan apa [...]
29 Mar
Menyambut Dan Ikut Rayakan Hari Raya Atau Pesta Orang Kafir Serta Berbelasungkawa Dalam Hari Duka Mereka
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan A. Hukum Menyambut dan Bergembira dengan Hari Raya Mereka Sesungguhnya di antara konsekuensi terpenting dari sikap membenci orang-orang kafir ialah menjauhi syi’ar dan ibadah mereka. Sedangkan syi’ar mereka yang paling besar adalah hari raya mereka, baik yang berkaitan dengan tempat maupun waktu. Maka orang Islam berkewajiban menjauhi [...]
29 Mar
Menyayangi Dan Memusuhi Para Ahli Maksiat
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Menyayangi Dan Memusuhi Para Ahli Maksiat Penjelasan di atas adalah tentang pemberian wala’ kepada sesama mukmin sejati dan permusuhan kepada kafir sejati. Adapun golongan ketiga yaitu orang mukmin yang banyak melakukan dosa besar, pada dirinya terdapat iman dan kefasikan, atau iman dan kufur kecil yang tidak sampai [...]
25 Mar
Beberapa Contoh Tentang Setia & Memusuhi Karena ALLAH
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Beberapa Contoh Tentang Setia Dan Memusuhi Karena Allah 1. Sikap Nabi Ibrahim Alaihissalam dan pengikutnya terhadap kaumnya yang kafir. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: ‘Sesungguhnya [...]
25 Mar
Mudahanah Dan Mudarah Berikut Kaitannya Dengan Al-Wara Wal Bara
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Mudahanah dan kaitannya dengan al-wala’ wal bara’ Mudahanah artinya berpura-pura, menyerah dan meninggalkan kewajiban amar ma’ruf nahi mungkar serta melalaikan hal tersebut karena tujuan duniawi atau ambisi pribadi. Maka berbaik hati, bermurah hati atau berteman dengan ahli maksiat ketika mereka berada dalam kemaksiatannya, sementara ia tidak melakukan [...]
25 Mar
Al-wala Wal Bara
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Definisi al-wala’ wal bara’ Wala’ adalah kata mashdar dari fi’il “waliya” yang artinya dekat. Yang dimaksud dengan wala’ di sini adalah dekat kepada kaum muslimin dengan mencintai mereka, membantu dan menolong mereka atas musuh-musuh mereka dan bertempat tinggal bersama mereka. Sedangkan bara’ adalah mashdar dari bara’ah yang [...]
25 Mar
Buah Tarbiyah Tauhid Asma’wa Sifat Pada Diri Individu & Masyarakat
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Sesungguhnya iman dengan asma’ dan sifat Allah sangatlah berpengaruh baik bagi perilaku individu maupun jamaah dalam mu’amalah-nya dengan Allah dan dengan makhluk. A. Pengaruhnya Dalam Bermu’amalah Dengan Allah Jika seseorang mengetahui asma’ dan sifatNya, juga menge-tahui madlul (arti dan maksud)nya secara benar, maka yang demikian itu akan [...]
25 Mar
Asma’Husna & Sifat Kesempurnaan,Serta Pendapat Golongan Sesat Berikut Bantahannya
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Pertama: Asma’ Husna Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Hanya milik Allah asma’ul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asma’ul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-namaNya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan.” (Al-A’raf: 180)
25 Mar
Makna Tauhid Asma’wa Sifat & Manhaj Salaf Didalamnya
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan A. Makna Tauhid Asma’ Wa Sifat Yaitu beriman kepada nama-nama Allah dan sifat-sifatNya, sebagaimana yang diterangkan dalam Al-Qur’an dan Sunnah RasulNya Shallallaahu alaihi wa Salam menurut apa yang pantas bagi Allah Subhannahu wa Ta’ala, tanpa ta’wil dan ta’thil, tanpa takyif, dan tamtsil, berdasarkan firman Allah Subhannahu wa [...]
25 Mar
Tingkatan Dien
oleh: Dr. Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan A. Definisi Tingkatan Dien Dien adalah keta’atan. Dien juga disebut millah, dilihat dari segi keta’atan dan kepatuhan kepada syari’at. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman: “Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam.” (Ali Imran: 19) Sedangkan tingkatan dien itu adalah: 1. Islam Menurut bahasa, Islam [...]
25 Mar
Pilar-Pilar Ubudiyah Yang Benar
oleh: Dr.Shalih bin Fauzan bin Abdullah Al fauzan Sesungguhnya ibadah itu berlandaskan pada tiga pilar sentral, yaitu: hubb (cinta), khauf (takut) dan raja’ (harapan). Rasa cinta harus dibarengi dengan sikap rasa rendah diri, sedangkan khauf harus dibarengi dengan raja’. Dalam setiap ibadah harus terkumpul unsur-unsur ini. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman tentang sifat hamba-hambaNya yang [...]
Komentar Terakhir