Berpikir Jernih


Penulis : KH Abdullah Gymnastiar

Alangkah beruntungnya seseorang yang diberi kemampuan mengendalikan
emosi dan kemampuan mengendalikan pikiran yang bersumber dari pikiran
jernih. Sudah dipastikan, menjadi muslim unggul dalam setiap gerak
langkahnya senantiasa dibimbing langsung oleh Allah SWT.

Kuncinya adalah mengendalikan emosi dan berada dalam keadaan selalu
mengingat Allah atau berzikir. Seseorang yang lidahnya terbiasa
berzikir, hatinya selalu tenang. Karena yang diucapkan, kalimat yang
baik, yang penuh makna, menyejukan, dan menenangkan. Makna berzikir
ini bukan hanya berupa ucapan saja, tapi bagaimana ucapan tadi
terealisasi dalam ibadah sehari-hari, yang bisa menjadikan kita ingat
dan taat. Misalnya dengan mendirikan shalat tepat waktu, meningkatkan
kualitas tahajud, memperbaiki kualitas bacaan Al-Qur’an, dan
sebagainya.

Adapun kemampuan mengendalikan pikiran terletak pada kejernihan dalam
berpikir, kejernihan akal dalam memberikan keputusan. Seseorang yang
berpikir jernih ketika dihadapkan pada suatu kesulitan, tidak akan
menjadikannya masalah karena ia sadar semuanya hanyalah bagian dari
kehidupan. Setiap ada masalah diolah sedemikian rupa, sehingga tidak
menjadi beban pikiran dan malah memompa semangat hidup untuk terus
maju meraih sukses.

Seseorang yang memiliki kemampuan berpikir jernih akan tetap bertahan
walaupun dahsyatnya terpaan badai. Seseorang tidak mampu menjadi
manusia unggul jika tidak memiliki sistem berpikir yang baik. Tidak
sedikit seorang kepala rumah tangga sekaligus pemimpin perusahaan
yang tidak mampu memilah-milah urusannya.

Posisi seorang pemimpin selalu dielu-elukan bawahannya. Namun, di
belakang itu tak jarang pemimpin sering disumpah-serapahi oleh
bawahannya pula. Karena itu seseorang tidak akan menjadi muslim
unggul jika tidak memiliki sistem berpikir yang baik.

Nah, saudaraku, kehebatan berzikir kepada Allah akan membuat
seseorang tenang, terpelihara, dan tertuntun. Begitu pun dengan
kejernihan berpikir membuat langkah strategis dan tepat sasaran.
Untuk itu, mari kita pompa semangat kita diawali dengan banyak
berzikir. Apabila sudah terbiasa menyebut, mengingat asma Allah
dengan sendirinya akan terbiasa untuk berpikir jernih.

Sumber : Buletin Sakinah

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: