Sabar; Pembuka Pertolongan Allah


Penulis : KH Abdullah Gymnastiar

Semoga Allah tetap menganugerahkan kepada kita kemampuan untuk bersikap sabar. Sabar ketika harus dicaci maki, sabar ketika dijauhi kerabat terdekat, sabar ketika kenyataan tak sesuai dengan
keinginan. Karena dengan kesabaran sesungguhnya kita tengah membuka pintu pertolongan Allah. Dan, sabar yang diperlukan bukanlah sikap pasrah, diam pasif menerima begitu saja namun sabar untuk tetap berada di jalan yang Allah sukai.

Agar sabar dapat membuka pintu pertolongan Allah, tekadkan dalam diri untuk memilih komitmen menjadi ahli sabar. Tidak boleh hidup hancur akibat tak sabar, keluarga hancur akibat emosi yang
berkepanjangan, kerjaan hancur akibat tak pandai mengatur. Terpenting, sertai kesabaran dengan taubat. Pertolongan Allah akan tercurah kepada orang-orang yang mau merendahkan diri seraya
mengakui kesalahan di hadapan Allah. Perbanyak dzikir pengampunan. Ingat kembali kesalahan-kesalahan yang telah diperbuat, tekadkan untuk tidak mengulanginya dan iringi dengan amal shaleh. Bagi ahli taubat, telah Allah janjikan ketentraman, diberikan jalan keluar, dan dimudahkan rezeki dari jalan yang tak disangka-sangka.

Taubat yang telah dilakukan iringi dengan taat. Taat dapat berarti patuh seraya bersungguh-sungguh menjalankan perintah Allah. Siapapun yang ingin ditolong Allah maka ia harus bersungguh-sungguh
meningkatkan ibadah dengan tidak mensia-siakan shalat berjamaah. Disempurnakan dengan amalan sunnah seperti shaum sunah, tahajud, dhuha, shalat rawatib; perbanyak sedekah, santuni fakir miskin. Kian mendekat kepada Allah, pertolongan Allah pun akan datang.

Kesabaran tak cukup diraih dengan taubat, taat, tapi juga harus diiringi dengan tawakal. Karena bisa jadi untuk mendapat julukan ahli sabar butuh perjuangan yang panjang, yang tak cukup dengan
taubat dan taat. Jika seseorang yang lahirnya taat kepada Allah dan hatinya tawakal sepenuhnya kepada Allah, maka Allah pun menjaminkan kesabaran untuk dirinya.

Dengan demikian saudaraku, tak ada pilihan kecuali kita harus menjadi ahli sabar. Hadapi kegelisahan, keresahan, kemelut hidup dengan kesabaran. Semoga dengannya kita akan terampil menjadi pribadi yang indah, menawan, memesona, dan orang yang gigih mengarungi kehidupan. Wallahu a’lam bishshawwab.

Sumber : Majalah Swadaya

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: