” Pengorbanan, Untuk Apakah Itu…? “


Bagaimana mau menggapai mimpi, jika tidak mau berkorban. Pengorbanan, Sebenarnya tulisan ini saya dapat ide ketika saya main ke pasar induk kramat jati, untuk membeli buah durian, salah satu buah kesukaan saya. ketika itu saya melihat seorang sepuh yang sudah tua masih bekerja sebagai kuli angkut. Dilain pihak dalam hidup ini kita memang memerlukan pengorbanan dan kakek tua itu bilang dia berkorban agar anaknya dapat lebih sukses dari dia. suatu pengorban yang luar biasa.
Dalam menggapai mimpi atau meraih kesukesan pun banyak pengorbanan yang harus kita lakukan. Kesuksesan ternyata bukan hal yang gratis, ada suatu hal yang harus dibayar untuk mendapatkannya, yaitu pengorbananJika kita ingin mendapatkan kesuksesan maka kita harus menemukan dulu apa yang harus dibayarkan untuk mendapatkannya… Bukan hal yang sulit sih sebenarnya tetapi membutuhkan komitment serta disiplin yang tinggi untuk melaksanakannya.
Kesuksesan membutuhkan sebuah proses. Sayangnya, banyak orang yang ingin menggapai kesuksesan namun tidak mau menjalani proses yang ada. Kehidupan modern yang serba instant terkadang membuat kita lupa bahwa segala sesuatu membutuhkan proses. Mana mungkin kita dapat menikmati buah durian yang lezat sehari setelah kita berkorban untun menanam bijinya, setelah kita berkorban untuk memupuk, menyiram serta merawatnya dengan baik sehingga biji tersebut dapat tumbuh menjadi pohon dan berbuah lebat. dan proses untuk menjadi sukses adalah sebuah pengorbanan- pengorbanan yang harus kita lakukan.
Pengorbanan memiliki hubungan yang berbanding lurus dengan kesuksesan, artinya semakin besar kesuksesan yang kita inginkan maka semakin besar pula pengorbanan yang harus kita berikan. Bisa berupa pengorbanan waktu, biaya, usaha yang maksimal. Contoh lain, jika kita pelajar atau mahasiswa, kita perlu belajar giat, dengan mengorbankan waktu untuk belajar, mengorbankan uang untuk membeli buku, mengorbankan fikiran untuk dapat memahami dan belajar, dan jika pengorbanan telah dilakukan maka peluang kita untuk sukses semakin besar. Semakin besar pengorbanan, semakin besar kemungkinan kesuksesan.
Orang-orang sukses senantiasa mengisi waktu mereka dengan kegiatan yang semakin mendekatkan mereka kepada impian mereka. Sementara orang yang tidak mau sukes sedang asyik bermain atau membuang waktu,
Jika kita” mau melakukan apa yang tidak mau dilakukan orang lain, tentu kita” bisa memperoleh apa yang tidak diperoleh orang lain. Orang-orang sukses bukanlah manusia super. Mereka hanyalah orang yang mau melakukan sesuatu sementara orang lain menolaknya.
Orang-orang sukses juga berkorban dalam hal keuangan. Sementara orang lain tidak merencanakan penggunaan dana yang dimilikinya, seorang yang sukses mengorbankan uang untuk hal-hal yang bermanfaat dalam rangka menggapai kesuksesaanya. Orang sukses sepenuhnya sadar kalau uang dikeluarkannya adalah sebuah investasi demi membangun masa depannya.
Pengorbanan lain misalnya adalah dalam hal tenaga. Ada orang yang menghabiskan energinya hanya untuk melakukan aktivitas yang sesungguhnya tidak berguna, seperti melamun atau bermalas-malasan.
“Things may come to those who wait, but only the things left by those who hustle.”
Ya, banyak hal yang bisa didapatkan oleh mereka yang kerjanya hanya menunggu, namun hal-hal yang disisakan oleh mereka yang giat dalam bekerja.
kesukesasan menuntut adanya pengorbanan dan pengorbanan di butuhkan niat-niat baik, Apakah kita sudah merasa puas dengan apa yang kita alami sekarang enggan untuk berubah dan mau meninggalkan hal-hal yang nyaman (comfort zone kita).
Orang-orang sukses juga kerap harus berkorban dalam hal perasaan. Mereka kerap harus kuat, tabah dan tahan mental menghadapi cercaan dan penghinaan, termasuk dari orang-orang yang dekat dengan mereka. Terkadang mungkin akan timbul rasa malu ketika bertemu dengan rekan-rekan sebaya mereka yang sudah lebih dulu berhasil, namun rasa malu itu tidak menyurutkan langkah mereka untuk terus berjuang. Mereka senantiasa berpegang teguh pada harapan akan masa depan yang lebih baik.
Takkan ada sukses tanpa pengorbanan, siapa yang ingin mencapai sedikit harus berkorban sedikit siapa yang ingin mencapai banyak harus berkorban banyak.
“There’s always something about your success that displeases even your best friends. Success and suffering are vitally and organically linked. If you succeed without suffering, it is because someone suffered for you; if you suffer without succeeding, it is in order that someone else may succeed after you”.
Tidak ada sesuatu yang berharga diperoleh tanpa pengorbanan. Hidup dipenuhi dengan kejadian-kejadian kritis ketika kita” akan mendapat kesempatan untuk menukarkan milik kita” yang berharga dengan yang lainnya. Tetap buka mata lebar-lebar untuk kejadian-kejadian seperti itu dan selalu pastikan kita” sedang naik bukan turun.
Jadi apapun mimpi kita” yang akan di gapai, baik mimpi sukses dalam pelajaran, pekerjaan, bisnis, percintaan, rumah tangga, semua memerlukan pengorbanan. Jadi jangan takut untuk berkorban dalam menggapai mimpi kita”.
“Setiap orang yang sukses pasti  meraih tujuannya melalui  perjuangan dan pengorbanan.”
Sumber : email dr temen
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: