Bahan Intropeksi Diri


Hari ini saya ingin menulis beberapa penjelasan yang diberikan oleh teman saya, ilmu tauhid, dakwah Islam dll…berikut ini penjelasannya, silahkan kita simak sama-sama.

Ilmu tauhid. Ilmu yang seharusnya tertanam di dalam diri setiap muslim, tidak hanya di lisan saja tapi dalam aplikasi perbuatan sehari-hari. Dan apabila yang kita pelajari  Tauhid maka topik dan tujuannya adalah satu yaitu KeEsaan ALLAH, beda halnya jika kita mempelajari ilmu fiqih dan ilmu yang lain maka disana akan banyak cabang-cabang dan disini umat Islam akan terbagi dalam kelompok-kelompok.  “Islam akan kuat dan besar, jika Tauhid yang menjadi pegangan setiap Muslim, bukan perbedaan yang terus dipermasalahkan” demikian teman saya menyampaikan. Kita akan langsung kebakaran jenggot ketika Islam dilecehkan atau dihina, tapi kita tidak pernah berpikir mengapa Islam sampai dilecehkan atau dihina, dan apa yang seharusnya diperkuat oleh umat Muslim agar umat agama lain tidak melecehkan atau menghina agama Islam. Itulah yang seharusnya menjadi perhatian utama kita, bukan dengan melakukan penyerangan balik. Apabila ini kita pikirkan, maka Islam akan menjadi besar dan kuat seperti jaman Rasulullah.

Jadilah seperti pohon bambu, dia bisa bergerak kemana saja mengikuti angin yang meniupnya tapi dia tidak patah karena tiupan angin itu, demikian juga seharusnya kita sebagai seorang Muslim. Orang muslim bisa berbicara bidang apa saja atau masuk ke lingkugan manapun tapi dia tidak terbawa arus atau jatuh kedalamnya, dikarenakan Tauhidnya sudah tertanam kuat di dalam hatinya. Bukan seperti pohon besar yang mudah patah atau rubuh ditiup angin.

Dalam berdakwah pun demikian juga, Islam adalah Keselamatan yaitu Rahmatan Lil Alamin maka Islam itu bukan hanya untuk orang Islam saja tapi juga orang di luar Islam, mereka juga harus merasakan  Rahmat dari Islam itu sendiri yaitu kasih sayang. Dalam berdakwah, kita menasehati orang tetapi orang yang dinasehati tidak merasa dinasehati, kita memberitahu ke orang lain tetapi tidak menggurui. Dakwah yang kita lakukan adalah dakwah dengan menyebarkan kasih sayang dan tidak melihat dia Islam atau bukan. Karena belum tentu orang Islam konsisten dengan keIslamannya atau sebaliknya orang kafir konsisten dengan kekafirannya.

2 responses to this post.

  1. Posted by love_yantimap on Oktober 3, 2010 at 10:36 pm

    setuju…..tapi gimana kita bisa paham taukhid???

    Balas

    • banyak baca…baca…n baca….khususnya ayat2 kauniyah, smoga qt bs banyak belajar dr sana n smoga saya bisa lebih memperdalam tauhid spt teman saya yang sudah banyak memberikan pemahaman tauhid n ilmu2 lainnya..smoga ALLAH memberikan kesehatan serta meridhoi setiap langkah teman saya itu…AMin

      Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: